Tenaga Pendamping Profesional... Bangun Desa Bangun Indonesia... Desa Terdepan Untuk Indonesia

Jumat, 23 Januari 2026

KOORPROV KALTIM: HDN2026, Refleksi Hari Desa Nasional 2026 Peran TPP Prov. Kalimantan Timur dalam Membangun Desa dari Pinggiran

 

Hari Desa Nasional 2026 menjadi momentum penting bagi seluruh insan pembangunan desa di Indonesia, termasuk di Provinsi Kalimantan Timur. Di tengah dinamika pembangunan daerah dan hadirnya Ibu Kota Nusantara sebagai simbol masa depan bangsa, desa-desa di Kalimantan Timur tetap memegang peran strategis sebagai ruang hidup masyarakat, pusat produksi pangan, serta penjaga nilai-nilai sosial dan budaya. Dalam proses panjang pembangunan desa tersebut, Tenaga Pendamping Profesional hadir sebagai aktor kunci yang bekerja di balik layar, mengawal transformasi desa menuju kemandirian dan kesejahteraan.


Pendamping Desa di Kalimantan Timur menjalankan tugas bukan hanya sebagai fasilitator teknis, tetapi sebagai mitra strategis pemerintah desa dan masyarakat. Mereka mendampingi penyusunan perencanaan pembangunan desa, mengawal pelaksanaan program dan kegiatan, serta memastikan pengelolaan Dana Desa berjalan transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan rakyat. Di wilayah dengan karakter geografis yang luas, terpencar, dan sebagian sulit dijangkau, kehadiran pendamping menjadi penghubung penting antara kebijakan nasional dan realitas desa di lapangan.

Sebagai Tenaga Pendamping Profesional, para pendamping di Kalimantan Timur dituntut memiliki kompetensi yang utuh: pemahaman regulasi, kemampuan fasilitasi sosial, keterampilan pemberdayaan masyarakat, serta integritas moral yang kuat. Mereka hadir dalam musyawarah desa, memfasilitasi kelompok-kelompok masyarakat, mendampingi penguatan BUM Desa, serta mendorong lahirnya inovasi lokal berbasis potensi desa. Dalam banyak kesempatan, pendamping menjadi tempat bertanya, tempat mengadu, sekaligus motor penggerak perubahan sosial di desa.

Peran pendamping semakin terasa dalam mendukung agenda strategis pembangunan desa di Kalimantan Timur, mulai dari percepatan penurunan stunting, penguatan ketahanan pangan desa, pengembangan ekonomi lokal, hingga penguatan desa sebagai penyangga kawasan Ibu Kota Nusantara. Pendamping tidak hanya memastikan program terlaksana sesuai pedoman, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat agar desa tidak menjadi penonton dalam arus besar pembangunan, melainkan pelaku utama pembangunan itu sendiri. Selanjutnya Klik DAERAH

Oleh: Rismet Mulyana, SP, Koorprov TPP Kalimantan Timur


Tidak ada komentar:

Posting Komentar