Tenaga Pendamping Profesional... Bangun Desa Bangun Indonesia... Desa Terdepan Untuk Indonesia

Selasa, 28 April 2026

BIDANG SOSBUD: Kasepuhan Ciptagelar di Sukabumi, Jawa Barat, menawarkan model berbasis kearifan lokal dan sistem budaya

 “ seharusnya budaya tidak berfungsi hanya sekedar pelengkap simbolis atau ornamentasi dalam pembangunan saja, melainkan sebagai infrastruktur sistemik yang secara aktif mengatur dan mengoordinasikan seluruh aspek kehidupan—dari produksi pangan, distribusi sumber daya, hingga akses terhadap layanan sosial. Prinsip kemandirian yang dihasilkan dari sistem budaya ini menjadi jaminan terkuat bagi keterpenuhan kebutuhan dasar warga”. 

Kang Ovan TPP PUSAT Bidang Pengembangan Sosial Budaya *)

Ketahanan pangan dan jaminan keterpenuhan pelayanan sosial dasar merupakan dua pilar fundamental dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Di tengah dominasi pendekatan teknokratis dan kapitalis dalam pembangunan, masyarakat adat Kasepuhan Ciptagelar di Sukabumi, Jawa Barat, menawarkan model berbasis kearifan lokal dan sistem budaya. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis peran budaya dalam membangun ketahanan pangan dan menjamin keterpenuhan pelayanan sosial dasar di Desa Adat Ciptagelar.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pertanian tradisional yang berlandaskan ajaran tatali paranti karuhun, dengan praktik menanam padi setahun sekali tanpa pupuk kimia dan sistem penyimpanan dalam leuit (lumbung), telah menciptakan cadangan pangan yang mampu bertahan hingga puluhan tahun. Dalam aspek pelayanan sosial dasar, Ciptagelar menunjukkan integrasi unik antara sistem kesehatan tradisional dengan layanan kesehatan modern (posyandu), serta pemenuhan akses pendidikan formal dari SD hingga SMA yang berjalan beriringan dengan teknologi informasi modern seperti wifi 5G, radio, dan televisi komunitas. Saya mencoba menyimpulkan bahwa budaya berfungsi tidak hanya sebagai pelengkap simbolis, tetapi sebagai infrastruktur sistemik yang mengatur produksi, distribusi, dan konsumsi pangan sekaligus menjamin akses terhadap layanan sosial dasar. Model Ciptagelar menawarkan pembelajaran berharga bagi pengembangan kebijakan ketahanan pangan dan pelayanan sosial yang berperspektif budaya. Lanjutan Klik BANGSOSBUD 28/04/2026

*) Penulis: Sofwan Sofyan Pemerhati Masalah Sosial TAPM Pusat Bidang Pengembangan Sosial Budaya 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar